Mengenal Mikrokontroler AVR ATMega16

Monday, June 11th 2012. | Teknologi

Teknologi membuat segala sesuatu yang kita lakukan menjadi lebih mudah. Manusia selalu berusaha untuk menciptakan sesuatu yang dapat mempermudah aktivitasnya, hal inilah yang mendorong perkembangan teknologi yang telah banyak menghasilkan alat sebagai piranti untuk mempermudah kegiatan manusia bahkan menggantikan peran manusia dalam suatu fungsi tertentu. Dan akhirnya, muncullah suatu mikrokontroler sebagai pusat control dalam sistem.

mokrokontroller

Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori sejumlah kecil RAM, memori program, atau keduanya, dan perlengkapan input output.

ATMEGA16 merupakan salah satu jenis mikrokontroller famili AVR dari keluarga MEGA AVR yang memiliki fitur yang kaya, namun dengan harga yang ekonomis. AVR sendiri merupakan seri mikrokontroler CMOS 8-bit buatan Atmel, berbasis arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer).

ATMega16 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz membuat disainer sistem untuk mengoptimasi konsumsi daya versus kecepatan proses.

Beberapa keistimewaan dari AVR ATMega16 antara lain:

Port sebagai input/output digital

ATMega16 mempunyai empat buah port yang bernama PortA, PortB, PortC, dan PortD. Keempat port tersebut merupakan jalur bidirectional
dengan pilihan internal pull-up. Tiap port mempunyai tiga buah register bit, yaitu DDxn, PORTxn, dan PINxn. Huruf ‘x’mewakili nama huruf dari port sedangkan huruf ‘n’ mewakili nomor bit.

Timer

Timer/counter adalah fasilitas dari ATMega16 yang digunakan untuk perhitungan pewaktuan. Beberapa fasilitas chanel dari timer counter antara lain: counter channel tunggal, pengosongan data timer sesuai dengan data pembanding, bebas -glitch, tahap yang tepat Pulse Width Modulation (PWM), pembangkit frekuensi, event counter external.

Serial pada ATMega16

Universal synchronous dan asynchronous pemancar dan penerima serial adalah suatu alat komunikasi serial sangat fleksibel. Jenis yang utama adalah :

  1. Operasi full duplex (register penerima dan pengirim serial dapat berdiri sendiri).
  2. Operasi Asychronous atau synchronous.
  3. Master atau slave mendapat clock dengan operasi synchronous.
  4. Pembangkit baud rate dengan resolusi tinggi.
  5. Dukung frames serial dengan 5, 6, 7, 8 atau 9 Data bit dan 1 atau 2 Stop bit.
  6. Tahap odd atau even parity dan parity check didukung oleh hardware.
  7. Pendeteksian data overrun.
  8. Pendeteksi framing error.
  9. Pemfilteran gangguan (noise) meliputi pendeteksian bit false start dan pendeteksian low pass filter digital.
  10. Tiga interrupt terdiri dari TX complete, TX data register empty dan RX complete.
  11. Mode komunikasi multi-processor.
  12. Mode komunikasi double speed asynchronous.

Generator Clock

Logic generator clock menghasilkan dasar clock untuk pengirim dan penerima.

Generator Internal Clock – Pembangkit Baud rate

Generasi internal clock digunakan untuk mode – mode operasi master asynchronous dan synchronous.

Eksternal Clock

Eksternal clock digunakan untuk operasi mode slave synchronous.

Operasi Synchronous Clock

Ketika mode sinkron digunakan (UMSEL=1), pin XCK akan digunakan sama seperti clock input (slave) atau clock output (master).

Inisialisasi USART

USART harus diinisialisasi sebelum komunikasi manapun dapat berlangsung. Proses inisialisasi normalnya terdiri dari pengesetan baud rate, penyetingan frame format dan pengaktifan pengirim atau penerima tergantung pada pemakaian.

tags: , , , , , , , , ,